Showing posts with label Fun. Show all posts
Showing posts with label Fun. Show all posts

Tuesday, September 18, 2012

Emma ^^

*haiiisssshh apa-apaan iniiiih, sudah lama banget ngga posting!! :O

Okelah,... siapakah "Emma" yang saya jadikan judul ?
Dia adalah tokoh dalam novel karangan Jane Austen dengan judul yang sama.



Well, sebenarnya saya mengetahui karya Jane Austen ini pertama kali bukan dari bukunya, tapi dari mini serinya yg ada di youtube :) 



Dan ternyata buku ini sudah difilmkan/diadaptasikan untuk ketiga kali, dibikin TV miniserinya sebanyak 8 kali, serta dipentaskan beeerkali-kali. Tapi yang saya tonton ini versi terbaru dari miniserinya yang disiarkan di BBC tahun 2009, dengan Romola Garai yang berperan sebagai Emma. Ooooow such a cute and beautiful girl!!! (selaluu terheran2 dengan tatanan rambutnya :p)

Bagaimana ceritanya saya bisa nemu film ini??? hahahaha... pas lagi heboh-heboh packing niiih, pas suatu malam lagi jenuuuh banget, sudah jam 10 lewat tp kamar masih berantakan... maka saya ngeyutub, dan seperti biasa saya nyariin karya2 Jane Austen yang memang saya suka dari dulu, mulai dari P&P (ini juga favorit sepanjang masa dan ngga pernah gagal menghibur tapi pasti bikin galau hahahahaaa), Sense & Sensibility,... dan jreng jreeeeng... sampailah saya pada Emma!!!

Waaaah langsung tancap beberapa episod tanpa sadar nonton sampe jam 1 !!! Ya ampun!! 

I like the story, the languange (bener2 English British abissss), the casts, and ...the ending! Setelah tamat, saya penasaran dan mengulangi lagi, karena merasa ada bagian2 yg saya ngga ngerti, lalu mengulang lagi karena pengen ngelihat lagi episod2 penting... Sehingga kalau ditotal, kayaknya sampai ini ditulis, saya sudah tamat 6 kali !! Hahahaha....

Film ini bercerita tentang Emma Woodhouse, seorang gadis manis dari kalangan atas, yang percaya dirinya cocok sebagai matchmaking alias makcomblang sementara berpendapat dirinya sendiri tak ingin menikah karena ingin selalu menemani sang Ayah. Tapi kisah usahanya mencomblangi temannya mengalami berbagai sandungan dan ditentang oleh sahabat keluarga sekaligus tetangga sekaligus saudara lelaki dari kakak iparnya, Mr. George Knightly. Mereka berdua sudah berteman sejak kecil dan selalu berantem serta saling mengejek tapi juga saling menyayangi, hingga akhirnya timbullah cinta platonis di antara mereka berdua, meskipun usia mereka terpaut cukup jauh (well, adiknya si George itu menikah dengan kakaknya Emma... nah lho... jauh kan selisihnya? hehehe...).

Anyways.... This is my favorite episode, the dance of Emma & Mr. Knightly, that was started by the question "Will you dance, dear Emma?"

saya yakin di episod ini sebenarnya Emma sudah mulai suka ama Mr. Knightly, cuman dia ga sadar ;)

Dan tentu saja di episod ketika Emma menyadari perasaannya yang sebenarnya dan ketika Mr. Knightly menyatakan cintanya ke Emma donk!! Suka bangettt!!!

"Tell me... have I no chance to succeed? ...My dearest Emma ... for that is what you always have been, ..and you always will be ... My most ... beloved Emma... I cannot make speeches... If I love you less I might be able to talk about it more ... but you know what I am ...."

Aaaah such a beautiful expression!!
And of course, I love the last episode very much... This is where they confess each other when they start to fall in love. So sweet!!! 
It is also the episode when Emma said she cannot marry George because he cannot leave his father. And then George said something really beautiful ;)

...I will do far more, without a second thought ....

*tamat ketujuh kali gara-gara postingan ini :D

Saturday, August 11, 2012

My Otsukare Party :)

*dicatat sebelum lupa :)

Pertama kali menghadiri otsukare party (diartikan sebagai "a job well done party") untuk senpai2 yang lulus adalah pada Januari 2011, setelah para senpai itu selesai melakukan final presentation dan menerima pengumuman kelulusan.
Saat itu saya tidak terlalu ngeh, hanya merasakan nuansa kelegaan dan melihat para senpai berkeliling mendatangi Sensei-Sensei dan melakukan toast. Hmmm saya pikir, itu adalah bagian dari budaya minum-minum mereka setelah bekerja keras.

Lalu akhir semester yang lalu, saya dapat undangan hadir di Otuskare Party lagi dan si om di lab bilang, "kamu musti datang dan belajar bagaimana itu otsukare party ..." Kalimatnya aneh buat saya, why should I learn about how to do a party??

Ternyataaaa.....
Setelah saya mengalami sendiri Otsukare Party untuk kelulusan saya, barulah saya bisa merasakannya. Bahwa party ini diadakan untuk memberi kesempatan bagi siswa untuk berterima kasih kepada semua guru-gurunya secara pribadi dan langsung, sekaligus mendapat encouragement dari para guru-guru dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Inilah budaya turun-temurun itu...

Alhamdulillah nuansa ini sangat saya rasakan. Tanpa ada yang memberitahu... secara otomatis saya mendatangi setiap sensei dan melakukan toast dengan mereka (saya pakai juice, tentu saja) kemudian mengucapkan terima kasih kepada mereka atas semua kebaikan yang telah saya terima selama dua tahun ini lalu sang guru akan memberikan ucapan selamat atas kerja keras saya dan menanyakan rencana saya selanjutnya serta memberikan suntikan semangat kepada saya. Really enjoy and appreciate that!

Saya menikmati setiap obrolan dengan sensei-sensei itu dan terkesan dengan beberapa di antaranya, terutama dengan percapakan bersama Kobayashi Sensei. Kami ngobrol cukup lama dan saya banyak mendapat hal-hal menarik dari beliau. Mulai dari membicarakan rencana Ph.D saya, betapa "your husband must be a generous man" (indeed ^^), masalah PLTN, hingga impor kedelai.

Thank you Sensei, Thank you to all Professors !


Saturday, August 04, 2012

Celebration = Ice Cream

At least for me ^^
Well, es krim selalu menjadi hadiah istimewa buat saya. Kalo saya happy dengan sesuatu, pasti pengen merayakan dengan es krim. Juga kalo sedang bad mood, ice cream would be a good mood booster for me :)

Do you know why?
Itu karena sejak kecil hingga sekarang, saya sensitif dengan es dan hawa dingin. Gampang buanget batuk pilek kalo habis minum es atau kedinginan. Bahkan karena seringnya pilek pas masih kecil, saya sempat dilarang ama dokter utk minum es sampai SMP!!! Cuma menikmati es krim saat lebaran alias setahun sekali!! Terbayang kan betapa spesialnya es krim buat saya? Hehehe...


Utk minuman sehari2, saya juga lebih memilih yang panas, setidaknya ngga dingin.
Jadi pun kalau beli minuman di vending machine, ya ngga saya minum langsung tapi saya biarkan dulu hingga tidak terlalu dingin.


Dan tentu saja, saya sudah menyusun rencana makan es krim banyak2 untuk merayakan kelulusan saya, hehehe...


Tuesday, May 29, 2012

Meiji 100%Chocolate Cafe

Waktu itu lg farewell tripnya Winny, dalam perjalanan dari Tokyo Film Museum menuju Tokyo Station,  tak sengaja kami melewati gedungnya coklat Meiji. Alamatnya sih ini ya : 〒104-0031 東京都中央区京橋2丁目4−16, letaknya di sini...





Ternyata di situ ada cafe dan penjualan coklat premium, yg dinamakan 100%ChocolateCafe. Waaah seru banget coklatnya! Jadi ada 56 jenis coklat berbagai rasa. Displaynya seperti ini.




Sangat menarik ya? Begitulah... akibatnya, saya beli 4 biji (satunya 210 yen, ada jg yg 300 yen tp lupa ei yg mn). Yg saya beli no 18, 34, 35, dan 52.




Apa sih artinya nomer2 itu? Stlh sy cek brosur dan websitenya, ternyata :
  • No.1 - 22 itu Single beans, dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia ada 3 macam yaitu Java, Bali, dan Sulawesi. 
  • No. 23 - 27 adalah variety of sweetener, misalnya maple, kokutou (black sugar dari Okinawa), dan madu.
  • No. 28 - 32 adalah variety of milk, misalnya Hokkaido Milk, Rich Milk, Condensed Milk, dan cheese (haaahh?? coklat campur kejuuu...)
  • No. 33 - 40 adalah Discovery of Japan, yaitu rasa2 unik khas Jepang seperti maccha, jeruk yuzu, kinako (tepung kedelai), kacang Azuki, dan Strawberry (oooh, baru tau coklat strawberry itu asalnya dari jepang...).
  • No. 41 - 48 adalah European taste... hmmm, ini ada yang pakai wine... trus ada lemon salt, orange, dan mint.
  • No. 49 - 56 adalah Cacao History, yang katanya di jaman dulu coklat itu dicampur dengan spicies, misalnya cinnamon yang saya beli itu ^^. Rasa yang lain adalah Black pepper (hah?), red chili (haaahhh???) dan Jasmine. Serta 3 rasa klasik coklat Meiji.
Chocolate Map


Yah begitulah, ada coklat Meiji yang pakai wine euy... (jadiii, pemahaman sebelumnya, semua coklat Meiji tu insya Allah halal, begitu...) Trus jadi ngecek deh apakah ada nyuukazai-nya (emulsifier) atau ngga dan ada keterangan soybean-nya atau tidak. Setelah dicek memang ada beberapa yang meragukan jadi terpaksa direject dech (maksudnye kaga jadi dibeli gitu... :p)

Nah, saya, Bu Dede dan Winny pun penasaran dg coklat Indonesia donk, kok ternyata macem2 yak, jd kami janjian utk beli yg beda2 rasa biar bisa saling nyicip :p

Hasil icip2 tsb adalah : Java pahit, Bali manis, Sulawesi milky.
Kok bisa ya? Mgkn beda tanahnya kali ya hehe.. Sangat menarik !



Pokoknya, oishikatta desu! ^^

Thursday, May 17, 2012

Starbucks Coffee and its Personal Taste

Well actually... Never thought in my mind to buy coffee at Starbucks cafe before I came to Japan..

First, I still prefer to drink coffee at office (my coffee time is either around 10 am or 3 pm),  my fave unbeatable coffee is still kopi A*Csusu :) Second, no available Starbucks Cafe on my way to office that i can stop by (well, yeah, you know :p). Third, it is expensive :D So, I have never bought one :p

My first acquaintance with Starbucks in Japan was when Sensei bought me a cup of chai latte. It was winter and I was in the middle of working on reports that boiled my head... and, so, that Starbucks' chai latte tasted awesome!! Smell good, taste good!

Since that, I begin my relationship with Starbucks :)

The "worse" thing is that I moved to Tsukuba since sept 2011, and here it is : a Starbucks Cafe just in front of the ticket gate at Tsukuba Station!!! Just brilliant!! :)

So here came autumn and then winter, while I constantly moved here and there through this station (esp. to go to Tokyo), and there are many moments that I found some remaining money at my Pasmo card after tapping it at the ticket gate, then I felt that after wading the day with all the distance and cold weather, I should give my self a present and a cup of chai latte would be just perfect. Another moments of fighting distance and coldness were when I should pack my self to Tokyo every Monday morning for zemi, then while walking down the elevator to the station, here comes a very nice smell of coffee, and after charging my Pasmo and confirm that I still have at least 10 min before the departure time, then I turn my self to Starbucks Cafe and take a cup of hot Caramel Macchiato (small size, of course) away.
Caramel Macchiato, oishii ^^

Oke, I admit that I have tried Caffe Latte and Cappucino, well the Cappuccino was good, but sometimes it gives me headache, so i prefer taking Caramel Macchiato :)

Price? Hahahaaa, first, like I said, those cups were PRESENTS for my self (so it is priceless :p); second, i used Japanese Government's money to buy those cups; third, to compare with the price of this coffee at Jakarta, it is almost the same (350-390 yen/small cup; at Jakarta bout Rp 30,000/cups, cmiiw, you know i never bought one in jkt :p), so it is relatively cheap here!!

One day I was strolling to amazon (bad habit!!), i found a book of Michael Gates called "How Starbucks saved my life". Quite amaze with the tittle and the comments on this book, i clicked on "buy".

Well, yes! It is a good book!!
It is a story about the strugle of a white American man that ruin his perfect life just at the same time of losing his job as a marketing director and got diagnose of some sickness. Then, jobless, broke, desperate, he applied for a job at a Starbucks cafe, that run by a black woman - one situation that have never crossed on his mind.

The work was hard. But at the same time he learnt many things! ..about how to treat people with respect (no matter he/she is white/black, rich/poor); how to make a good and personal service that make your costumers feel at home and come again (it is mentioned on the book that the starbucks' staff was taught to greet customer, look in to their eyes with smile, remember their name and their fave coffee); how to really do your job from the heart (Mr. Gates does love coffee); and what's important thing in life : family, happy, and respect.


I'm also happy to find some information about coffee. Aaaaand, when i turn to one page, i found this :
"...how volcanic soil in Indonesia made for particularly delicious beans. I mentioned Sumatra, my first love, and also Sulawesi, another Indonesian coffee that was a little more subtle, more elegant..."


Oh, I love Indonesia!!! I promise I would taste them all at home!! ^^


Aaah, one more thing... at one chill night, when I return from Tokyo and stop by to get a cup of Chai Latte, they did give me a personal message !




I was so touched by their warm message. They did not write "arigatou", right? That means the message was for ME! (whatever, I felt light up that night :p) Ok then, I will come again ;)

Friday, May 04, 2012

Chocolate Prune Cake


#disimpen di sini biar kalo mo bikin lagi ngga susah nyari resepnya, hehehe...


Resep Chocolate Prune Cake ini dari Mba Melia Sandya Utami (alumni Todai), yang diberikan sebagai materi ketrampilan dalam Pengajian Todaimuslimah tgl 29 Januari 2012. Saya sudah nyoba 2 kali loh... tapi baru yang kedua ini lah yg boleh dibilang berhasil, hehehe... (yang pertama kurang manis dan kurang ngembang). 


Sebagai catatan, karena di asrama saya ngga ada microwave oven, maka saya pakai oven toaster ! Duuuh ... memanglah butuh perjuangan untuk setting waktu dan watt (karena tidak bisa diset suhunya kan yaaa, cuma ada pilihan menu watt saja) dengan disertai sederet percobaan bikin cake pisang yang gagal melulu.. Alhamdulillah, saya makin mengenali dan menyelami oven toaster ini :D


Ini dia resepnya, saya kutip sesuai aselinya di notes FB mba Melia :)P
Resep di acara keterampilan pengajian muslimah todai. Resep ini resep curang (baca: praktis), karena ngga perlu nimbang, ngga pakai mixer dan hanya butuh satu mangkuk plus kococan telur untuk bikin adonannya (hemat cucian piring kan;p).

Bahan:

  1. tepung hot cake     1 bungkus (200g)
  2. gula                            4 sdm
  3. margarin                   5 sdm
  4. susu                           100ml (setengah gelas)
  5. telur                           2 butir
  6. coklat batangan      1 batang (60g)
  7. coklat bubuk           1 bungkus (20g)
  8. Buah kering :  dried prune (diganti choco chip, kurma, kismis, orange peel dll juga boleh)         30 g (kira-kira)
Cara membuat:
  1. Panaskan oven 180 derajat celcius
  2. lelehkan coklat batangan (sisihkan dulu)
  3. Di mangkuk besar : aduk margarin dan gula sampai margarin lembut, masukkan telur satu per satu aduk rata.
  4. tambahkan tepung hot cake, coklat bubuk dan coklat leleh aduk rata. masukkan susu aduk rata.
  5. masukkan topping (buah kering) aduk rata.
  6. tuang ke cetakan, ratakan permukaannya. panggang 180 derajat celcius kurang lebih 30 menit.
(kalo ngga ada susu cair diganti air juga boleh kok^_^)
Naaah untuk kasus saya yang pakai oven toaster, maka cara pemanggangannya :

  1. adonan dibagi menjadi 3 cetakan (tinggi adonan max 2 cm untuk menghindari gosong di bagian atas ketika kue mengembang nanti)
  2. set oven ke 750 watt
  3. panaskan oven selama 2 menit (untuk menaikkan suhu oven, supaya panasnya lebih merata)
  4. panggang kue selama 25 menit pada 750 watt (jadi 15 menit terus tambah 10 menit gitu)
Alhamdulillah kali ini hasilnya lumayan ^^



Saturday, April 28, 2012

The Sign of Spring

The best season of Japan is spring season, indeed ! This is when the very famous and beautiful flower blooms : the cheery blossom or "Sakura" in Japanese.

I missed this moment last year because I was in Indonesia. So this year I enjoyed the season, for sure. Moreover, my husband did manage to come at the sakura time. He was very lucky to be in Japan (at Kanto area) just at the right time!! Lucky? Well yes! He postponed his travel from end of March to the second week of April, at first I thought he will miss Sakura.. but it happened to be right time for the sakura season since it was delayed by the colder winter on this year! Oh, oh... still, it is ME the luckiest, coz I can enjoy this beautiful moments with him ! ^^

As you know, the spring sign in Japan will start with Plum Blossom or "Ume" in Japanese. I enjoyed Ume Garden at Kairakuen, Mito, Ibaraki at April 1st. Quite far actually, but worth to see! From my dorm, I need to take a bus to the closest station of Joban Line, which is Ushiku Station, then take JR Joban Line to Mito Station (1100 yen). I would take about 1 hour by this train (sometimes we need to change train in Tsuchiura Station). From Mito Station, we should take a bus. There IS a special bus trip for this season to go to this park, that will only cost you 400 yen for return trip (normal price is 230 yen one way). A nice trip using bus : I can enjoy the scenery of Mito city, the capital city of Ibaraki Prefecture. Well, surprisingly, it is a big city! (ehmm, compared to Tsukuba :p)

Pink, Pink
White Ume
Happily refreshed with Ume, I hardly can't wait for Sakura!! Actually there are many types of Sakura, the early bloom type as well as the late bloom one, so we can enjoy sakura almost two weeks of many kind. But you know what : the best spot of sakura in Tsukuba is... Norin sakura dori!! (which is just around my dorm!!) Just at my backyard. ^^ 
It is easy to get to Norin Sakura Dori. From Tsukuba Station at Tsukuba Express Line, take the Nambu Bus from noriba 2, and get off at the 4th bus stop (Norin Danci Chuo) that cost at 200 yen.

Sakuraaa ... Sukiiii ^^
Sakura, white and pink


pink
pink, pink, pink




white, white, whiiiiiiite!!

and enjoy Japanese culture : Hanami, picnic to enjoy Sakura, the gift from Allah SWT after struggling cold winter :)
And for the next day after I manage to safely bring him from Haneda at midnight using the last train (hmmmfff), we went for Hanami at Sumida koen, Tokyo, to enjoy this beautiful scenery... 


Enjoy Hanami at Sumida Koen, Tokyo.. with view of  Tokyo Sky Tree ^^ (taken at April 8, 2012)
Sumida Koen located by the Sumida River, near Asakusa, the famous tourist spot in Tokyo. Closest station is Asakusa Station at Ginza Line/Asakusa Line/Tobu SkyTree Line. 


The next Monday, we went to my lab to meet the lab members, and of course to see the Sakura, that bloomed even more than when we had hanami at Saturday :)


In front of my lab in Tsukuba ^^ (April 9, 2012)
We went to Todai, my university, to visit the most important building : Yasuda Hall, the place for Graduation Ceremony :D


Yasuda Hall, and sakura (April 9, 2012)
Not so far from Todai, we can walk for like 20 min to Ueno Park, one of the best spot of sakura in Tokyo. Well, second of the best after Shinjuku Gyoen according to this site. We couldn't come to Shinjuku Gyoen this time. But Ueno park was amazing! Yappari!


Sakura canopy at Ueno Park, so romantic... (April 9, 2012)


Sakura and the romantic bench by the pond #melting :p (April 9, 2012)
aaaaand.... taraaaa....
Nagoya Castle !! Alhamdulillah, we did it! We came to Nagoya at April 12, 2012. ^^ I will not say anything, just please enjoy the moment ^^






Hopefully, this will not be my last sakura season... Aamiin :)

Friday, April 27, 2012

Semangat!!

Waaaw.. sudah sebulan lebih ngga menulis... tenang sajaaa, saya menulis di tempat lain kok... maksudnya, menulis progress report, huaaa....


Hmmm... rupanya, sudah mau habis nih masa petualangan saya di Jepang.. sisa waktu yang ada betul2 harus saya manfaatkan sebaik2nya.. rasanya ingin minta tambahan waktu... tapi juga ingin cepat2 pulang...
Tinggal 3 bulan lagi menuju defense... atau bahkan mungkin kurang... Bismillahirrohmanirrohim... Gambarimasu! Semangattt!!!




Waktu main2 harus sudah banyak dikurangin (haduuuuhhh...), bahkan saya sudah memutuskan untuk gantung angklung, hehehe... ya kalo pemain bola kan gantung sepatu, saya gantung angklung aja deh :p
Padahal ini ada tawaran menarik sekali minggu depan, untuk main di charity show buat korban gempa tohoku di Miyagi Ken. Sayang sekali, saya ngga bisa ikut :(


Ah, banyak kegiatan yg terpaksa saya tolak, demi bersemedi di lab.. Apalagi saya kan orangnya hobi ngumpul2 dan jalan2... huhuhu.... Tapi sudahlah, harus kuat nih menahan godaan, hehehe...


Hmmm... tapi alhamdulillah, saya masih sangat usahakan untuk kegiatan syiar.. Mudah2an bisa menutupi kekurangan saya dalam ibadah yang lain... Alhamdulillah, tulisan saya yang lainnya ada di sini : http://todaimuslim.org/ ...alhamdulillah, masih ada juga sisa2 semangat sbg reporter SIGMA and ENTROPI, hehehe... mudah-mudahan bermanfaat :)


Oyaa, sakiiing lamanya ngga posting di sini, saya sampai lupa password tadi >.<

Wednesday, March 21, 2012

Crossing Rainbow Bridge, on Foot!! ^^

Tahu kan Rainbow Bridge? Itu salah satu landmark yang terkenal di Tokyo, menghubungkan kota Tokyo dengan Odaiba, sebuah kawasan yang unik dan prestisius yang berdiri di atas pulau buatan.

Saya pertama kali melintasi Rainbow Bridge -ternyata- pada tahun 2007, ketika mengikuti training JICA di Okinawa trus ada trip ke Tokyo mengunjungi pameran di Tokyo Big Site. Kenapa saya bilang ternyata? Soalnya waktu itu ngga sadar kalo itu Rainbow Bridge hehehe...

Baiklah, saat pertama kali melewati jembatan ini secara sadar, yaitu sewaktu mengantar pak Imam dan Pak Kis untuk jalan2 ke Odaiba, Januari tahun lalu. Waktu itu menyeberangi jembatan ini dengan kereta Yurikamome Line dari stasiun Shimbashi, lalu turun di stasiun Odaiba Kaihinkoen untuk jalan2 di sekitar situ.

Photobucket
hasil jepretan pak imam :) sayang sekali waktu itu cuaca sedang mendung.

Setelah itu, ada beberapa kali saya ke Odaiba : untuk acara barbeque-nya PPI Todai, berkunjung ke kediaman Pak Rahman/mba Ika di TIEC, dan pentas angklung. Selalunya saya naik Yurikamome lah yaa...

Nah, hari selasa 20 Maret kemaren saya menyeberangi Rainbow Bridge... dengan berjalan kaki!! Ide ini sebenarnya dari neng Winny, yang mau pulang ke Indonesia dan pengen farewell trip dengan jalan kaki nyebrang ini jembatan!! FYI, jembatan ini bentangnya 1.5 km ya, waktu tempuh bisa 30 -45 menit jalan kaki lah ya.... weleeeeh seumur-umur tinggal di Tokyo, ngga ada sedikitpun terlintas dlm pikiran saya utk nyebrangin dengan jalan kaki!!! :D

Daaann... emang tersedia pedestrian di sisi kiri kanan jembatan ini, selain jalur untuk kendaraan bermotor (mobil, bis, truk, sepeda motor), dan jalur utk kreta Yurikamome. Bagaimana dengan sepeda? Sepeda boleh masuk ke pedestrian tapi... dituntun, ngga boleh dinaikin.. mungkin karena anginnya kenceng ya, chotto abunai yoo...

Photobucket
suasana di jembatan :) -- pas lagi sepiii, tapi di tengah itu ada yurikamome lagi lewat :p

Rute jalan kaki kami (saya, winny, and bu dede) kemaren dimulai dari naik kereta Yurikamome dari Shimbashi lalu turun di stasiun Shibaura-futo, stasiun sebelum jalur kereta ini mengikuti jalur memutar untuk naik ke jembatan. Dari stasiun ini, jalan sedikit menuju sebuah gedung (ada petugas yang bersedia menunjukkan arah lho ^^). Gedung ini sepertinya kantor pengelola jembatan ya.. setelah melewati pos satpam, kami masuk ke gedung itu.

Photobucket
view dari pos satpam... get ready for the trip!

Tersedia pilihan untuk melalui jalur utara (pemandangan kota Tokyo) atau jalur selatan (pemandangan Odaiba dan Tokyo Bay). Kami memilih jalur selatan (alhamdulillah ngga salah pilih!!!) lalu naik lift sampai lantai 7... dan dimulailah petualangan ini hehehe...

Aww... really love what I saw there... awesome!

Photobucket
puteran jalan, sedang ada kereta Yurikamome lagi lewat ^^

Photobucket
Tokyo Bay! ^^

Photobucket
View of Odaiba from the Rainbow Bridge

Photobucket
ehmmm... not so important picture :D

Photobucket
"you are here!" ... yeah so it is 1530 m long..

Photobucket
pas ada perahu lewat!

Photobucket
The construction of the bridge.

Photobucket
..approaching Odaiba..

Photobucket
my two companions ;)

Photobucket
almost there... a little more.. gambatte...

Photobucket
Yes!! We made it!

Otsukaresamadeshitaa!! ^^



Thursday, February 23, 2012

Googling Your Name!! :p

tadi saya iseng meng-googling nama saya....
dan inilah yang muncul....

Photobucket

alhamdulillah... yg muncul pertama kali bukan facebook hahahaha... :D

so, what will it give when you googling yours? ;)

Wednesday, February 01, 2012

party dengan kejutan ;)

Hampir dua minggu yang lalu... saya dapat undangan menghadiri New Year Party yg diadakan oleh seorang sensei super senior...

Awalnya saya sudah baca pengumumannya di milis... tempatnya di sebuah resto Prancis di Ginza... wuaaah, tempatnya keren banget... ragu2 mau datang karena memikirkan beberapa keribetannya (makanannya, perjalanannya, bajunya, sepatunya, tasnya,... hahaha), tapi dua hari sebelum acara tersebut, sensei memanggil saya dan kasih undangan khusus dari sang sensei super tadi... sungguh kalo dalam bahasa Don Vito Corleone : "permintaan yang tak dapat ditolak" :) apalagi dgn embel2 "karena kamu diundang, jadi jgn kuatir, gratiss" ... nyengir deh saya :D

jadilah hari sebelumnya saya memulai keribetan untuk memilih baju (akhirnya pake kebaya + clana pnjng item), sepatu (akhirnya pinjem isti), tas (aih, jadinya beli baru donk hihihi... ada alasan :p), plus nginep di Komaba krn pulangnya malem..

sampai di lokasi party, beberapa kali saya dibuat terkaget2...

satu, saya dengan kebaya warna salem adalah peserta dengan warna baju paling genjreng! hahahaha... rata2 pakai jas/blazer warna hitam! ada yang pakai berwarna abu2.. dan ada dua wanita pakai kimono... tapi tetaplah, warna baju saya paling moncercer :p

dua, sensei super telah mengatur menu saya!! subhanallah... baik banget... bahkan sampai waiternya 'repot2' njelasin bahwa "menu ini ngga pake gelatin!" wuidiiih... (menu utk yg lain pakai gelatin yg terbuat dari pork), meskipun dari total 4 set menu ada satu menu yang meleset sehingga saya ngga bisa makan (ada ayamnya), tapi tetep saja saya impress dengan pengaturan yg telah dibuat khusus buat saya... {untuuuuuuung siangnya sempet mampir ke yamaya utk beli kado spesial buat sang sensei super... bukan wine ya, saya beliin kopi kok ;p)

tiga, saya duduk di meja yang berisi orang2 yang berhubungan dengan 'indonesia' dalam arti punya riset di indonesia, pernah ke indonesia, punya usaha di indonesia, dll.. senang ngobrol dengan mereka... aaahhh, sedihnya ngga punya kartu nama...

empat, sensei super ini kalo mbikin party, selain mempertemukan antar-industri, pasti tak lupa memperkenalkan para student di hadapan tamu. yaah mungkin maksudnya, siapa tau bisa direkrut gitu.. luar biasa yaa... semua yg diundang memang bayar (kecuali saya :p), tapi rasa2nya semua orang mendapat keuntungannya : networking. Dan bagi sensei sendiri, kurasa ia menanamkan 'modal' di orang2 tersebut jika suatu saat beliau perlukan, serta orang2 tersebut tak akan lupa pada beliau. Contohnya : saya ini, merasa sangaaaatt berhutang budi

lima, saya bertemu dua orang alumni master dari lab saya, yang bekerja di oil & gas company yang terbilang besar, di bagian process design engineering!!! bayangkan,... lab saya kan sebenernya agricultural engineering.. jadi kalo di Indonesia, barangkali teknologi pertanian? bukan mengecilkan jurusan ini ya... tapi rasa2nya saya belum pernah dengar ada lulusan teknologi pertanian, yang kerja di chevron atau pertamina di bagian process design engineering... biasanya itu domainnya anak tekim atau mesin lah yang masih dekat2... kok di Jepang bisa ya? memang sih, riset mereka kan kayak saya, ada bau2 reaksi kimianya gitu... tapi basic ilmunya gimana? gimana saat rekrutmen mereka? setelah saya renungkan... hmmm, sistem di Jepang memang berbeda... sepertinya basic ilmunya itu pun bisa dipelajari sendiri ya.. karena yang banyak diajarkan adalah LOGIKA berpikir.. jadi, ketika risetmu sedikit nyambung (pasti pas ngerjain riset kamu kan belajar kimia juga and baca banyak jurnal), lalu pas interview logikamu nyambung, pas tes ternyata secara akademis mampu, kenapa tidak direkrut? ;)

enam, setelah acara perkenalan, ada seseorang mendekati saya.. rupanya ia dari food company Jepang yang ingin menembus pasar di Indonesia.. dia menanyakan kepada saya tentang makanan halal.. wah, saya senang sekali! segera saya jelaskan tentang Indonesia sebagai market yang besar dengan jumlah muslim yang banyak... saya jelaskan bahwa untuk memudahkan penjualan, pastikan sudah mendapat label HALAL dari MUI... setelah dapat label itu, bisa jualan deh... Saya janjikan akan kirim email padanya tentang LPPOM MUI. Waaaah... mudah2an hal ini terhitung sebagai amalan... amiiiin...

:)

Sunday, December 25, 2011

Terjangkit wabah “Angklung”

Berkat ajakan rekan2 PPI Todai, esp. Adek aka Novriana Dewi, saya jadi jatuh cinta sama angklung. Saya, orang yang buta nada ini, memang pecinta music, tapi main music?? Rasa2nya ngga mungkin banget...

Tapi, sudahlah... ternyata terjadi.. saya tersedot juga ke kegiatan ini.. lumayan lah sebagai refresing di tengah kesibukan di kampus.. bonusnya : bisa ketawa-ketawa bareng teman2 :)

Maka terjadilah pementasan pertama yang sudah saya ceritakan di sini.. Waktu itu lagu yang dimainkan Bengawan Solo, Auld Lang Syne, Okuru Kotoba. Dan ternyata, dimuat loh di bulletin Todai, huhuiii :D
Photobucket

Yang berikutnya, semestinya adalah pentas di Go-Gatsu Sai (GGS) alias Festival Bulan Mei, 29-30 Mei 2011. Sayang pentas ini batal karena cuaca hujan deras sehingga kami khawatir angklung jadi rusak.. bahan bamboo cukup rawan dengan perubahan kelembaban udara… Waah padahal sudah capek juga meluangkan waktu buat latihan euy.. di tengah kondisi fisik pasca sakit dan kesibukan menyiapkan stan jualan soto di GGS.

So, yg menjadi pementasan kedua saya adalah di acara party 20 July 2011 di Fakultas Farmasi, Todai yaitu lab-nya Firman Jiang, salah satu teman di Todai. Lagu yang dimainkan adalah Tokecang, Manuk Dadali, dan Furu Dokei.. Wkwkwk... ini terbilang pementasan yg kurang sukses kali yaa... tapi seru banget dapet tepuk tangan banyak dari penonton ;p

Pementasan ketiga saya adalah pada event Yayoi International Day, 29 July 2011. Tempatnya di kampus Agriculture Todai di Yayoi campuss, dan ini pentas yg paling menegangkan buat saya, secara saya yg jadi penanggung jawabnya huuaaaa….sampe2 mengorbankan nihongo class demi latihan >.< Tapi Alhamdulillah pentas berjalan dengan lumayan lancer hehehe… lagu yang dimainkan masih sama yaitu Tokecang, Manuk Dadali, dan Furu Dokei, yang rasanya better lah disbanding pentas di farmasi, hihihi… maap ya firman ;p yang jelas, saya senang udah pernah pentas dengan lagu Manuk Dadali yang susah itu :)

Photobucket
Ki-ka : Chusnul-Dendi(ketutupan Chusnul)-Fina-me-Diyan-Nunung-Firman-Agus-Adek-Pak Benny(gitar)

Pementasan berikutnya adalah pada acara audisi untuk ikut di acara Foreign Student Contest. 30 Oct 2011. Lagu yang dimainkan adalah Nada Sou Sou, di depan dewan juri professional gitu… wuih tapinya, mendadak diminta mainin lagu Indonesia juga, jadi trus main Bengawan solo deh secara mendadak… fuiiih untung sempet latihan buat pentas di acara Odaiba Festival, 3 Nov 2011. Alhamdulillah, lolos audisi deh untuk ikut acara Foreign Student Contest, 8 January 2012.

Photobucket
Ki-ka : Agus-Hendra-Luki-Seto-me-Icha-Nunung-Adek-MbNelly-Raya-David-Ayu-Firman-Hanin

Pementasan yang cukup seru adalah di Odaiba Festival, 3 Nov 2011, dengan bendera Angklung kaguya anom pimpinan mba Yessy, daisenpai Todai. Seru soalnya pakai nyanyi loh... jadi lagu yang dimainkan adalah Bengawan Solo (ada nyanyinya by Icha), Nada Sou Sou, dan Si Patokahan. Duh lagu Si Patokahan ini susah benerrrrrr… huhuhuuu… tapi seneng soalnya interaktif dengan audience, jadi ada audience yang diajak naik ke panggung untuk mencoba main angklung. So much fun! :)

Photobucket
Ki-ka : Firman-David-Adek-Icha-me-Nunung-MbNelly-Raya-Luki-Agus (gitaris Hendra and Mb Yessy ngga nampak di foto euy..)

Belum selesai ternyata… tgl 27 Nov 2011 ada rehearsal resmi utk Foreign Student Contest!! Aaah menegangkan juga! Jadi dengan aransemen baru untuk waktu 2 menit, lagunya Bengawan Solo plus Nada Sou Sou.. Alhamdulillah cukup memuaskan juri nampaknya… bahkan boleh sampe 3.5 menit maksimal :)) Semoga nanti menang contestnya yaaa... amiiiin...

Photobucket
Ki-ka : Adek-Raya-Firman-me-Nunung-MbNelly-David-Agyl-Hanin

Personilnya beda2 melulu ya? embeeerrr, soalnya kita kan mahasiswa (cieeeeh) kadang ada tugas kampus, ujian, seminar, conference, atau kegiatan lainnya jadi yaa yang bisa nampil aja. Saya sendiri absen nampil 1 x padahal pas pentas di asrama Komaba tercinta huhuhuu.. apadaya saat itu fisik saya kecapean... ngga tau deh pentas2 selanjutnya... moga2 sehat dan pas ngga sibuk...

Oya, gara2 demam angklung ini, pas pulang kampung lebaran kemarin, saya bela2in mampir ke Saung Angklung Mang Udjo di Bandung!!! Hahahaha… bener2 parah abis ni demam, rela mbayar 50rb per orang (waktu itu nonton berenam), tapi puas dan jadi semangat..

Photobucket
hehehe… gimana ngga smangat, ngeliat anak2 kecil bisa main angklung dengan canggihnya gitu loh!!
Aaaaaaaggrrhh... jadi pengeeen bisa main angklung lagunya “I have a dream” !!

Thursday, October 13, 2011

My Wallpaper

...sekedar mengobati rindu...

Photobucket

Saya membayangkan, apa jadinya kalau berpisah begini tapi dalam kondisi komunikasi serba sulit... belum ada telepon, belum ada email, belum ada video call...
Saya ingat dulu jaman Bapak musti tugas ke Jerman Barat selama setahun di pertengahan tahun 80-an, belum ada telepon, apalagi email... cara Bapak berkirim kabar dan melepas kangen adalah berkirim surat... ya, cara yang ada kala itu!!!

Saat itu Bapak secara berkala mengirim surat ke masing2 kami anak2nya, juga buat Ibu... Wah, kalau ada pak pos datang, rasanya senaaaang dan penasaran, suratnya apa dan buat siapa ya.... Karena surat2 itu juga, jadinya suka koleksi perangko... Dan juga inget banget, Bapak selalu pakai kertas airmail warna biru yg tipiiiss itu, supaya hemat soalnya pasti Bapak kirim suratnya lebih dari selembar... Miss u Dad!!

Ah, Rani, bersyukurnya dirimu saat ini... Thanks to Indosat, Telkomsel, Softbank, Yahoo!, Gmail, GTalk, Blogger, Whatsapp, Viber, Tango, Skype, Brastel, dan banyak aplikasi lainnya yang telah menghantarkan rasa rindu saya ke kampung halaman... Terutama aplikasi Whatsapp yang dengan sukses memangkas tagihan telepon Indosat saya jadi senilai bayar abonemen sajjah... plus serasa ngobrol tiap saat :D *ini Desember udah balik modal deh yg buat beli gadgetnya hehehe...

Meski terkadang saya masih ngamuk2 juga ketika mendapati koneksi yang kurang bagus (tentunya koneksi di Indonesia lah, kalo di sini sih lancar2 ajah ;p), dengan sabar suami mengingatkan, "Sabaaar... Alhamdulillah, bisa videocall..."
Alhamdulillaaah... Always, you :)

Wednesday, August 03, 2011

Mobil Ngebut Vs Bullet Train

Beberapa hari yg lalu, suami sy mengirim link youtube yg aduhai lucunya... --Seperti biasa, dia tau gimana membikin sy kembali tertawa saat sy sedih atau tertekan (arigatou mass)--

Judulnya Top Gear Race Across Japan.

Part 1

Part 2

Topgear itu salah satu tontonan favoritnya, acara di BBC ttg testing mobil yg biasanya dibalapkan entah lawan pesawat jet ato apalah.. dan episode yg suami sy kirim tu berlokasi di Jepang, mobilnya Nissan GTR kinclong warna merah lagi!!! Awww...

Nah di episod itu ceritanya si Nissan dilombakan dg sistem perkeretaapian di Jepang, mulai dari pantai barat ke pantai timur pulau Honshu.. Dan lengkap dgn segala dagelan krn kendala bahasa, kasus buta hurup, jalan tol yang bolak-balik masuk tunnel, serta aturan lalu lintas di Jepang.

Yeah, melawan Bullet train dkk.. yang kata si James, "In japan, late means 1 minute behind the schedule, but in UK.. it will be 10 minutes!! So if you late for work, you cannot say its bcoz the train was late!!"

Hahahaha... Same here, same here!!
Krn saking tepatnya, sungguh absurd menjadikan kereta sbg alasan keterlambatan. Kalo sampe telat ya mayoritas adalah krn bangun kesiangan, ketinggalan kereta, salah kereta, salah stasiun, atau tersesat (hehehe ini jamak terjadi secara kita kn buta hurup gitu) walopun kemudian kita menciut pas dibilangin ttg peta or gps. So, terlambat selalu jadi kesalahan anda sendiri di sini.

Tapi, kereta bukanlah Tuhan Sang Maha Sempurna, pernah juga ia terlambat dg berbagai penyebab (paling sering adlh krn "org jatuh di depan kereta"). Maka jika kereta terlambat, di stasiun tampat anda keluar, anda akan dapat secarik kertas seperti ini:

Photobucket
Kereta KEIO telat 20 menit ;p

Ini bisa dikasi ke bos atau sensei, sbg keterangan penyebab keterlambatan anda :) ga jadi kena marah ato potong gaji hihihi... what a service!!

Anyway, dlm balapan Jeremy dg Nissan tadi, sy njagoin bullet train!! And seharusnya Jeremy kalah tu kalo dua lawannya td di etape terakhir ngga milih naik sepedaahhh hehehe:)