Tramadol
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua. |
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. |
| Data klinis | |||
|---|---|---|---|
| Pengucapan | /ˈtræməˌdɒl/ | ||
| Nama dagang | Forgesic, Medcotram, Ralivia, Sincronik, Tradosik, Ultram, Zephanal, Zytram, dll[1] | ||
| AHFS/Drugs.com | monograph | ||
| MedlinePlus | a695011 | ||
| License data | |||
| Kategori kehamilan | |||
| Rute pemberian | Oral, intravena, intramuskular, rektal | ||
| Kelas obat | |||
| Kode ATC | |||
| Status hukum | |||
| Status hukum |
| ||
| Data farmakokinetika | |||
| Bioavailabilitas | 68% (oral),[7] 77% (rektal), 100% (IM)[8] | ||
| Pengikatan protein | 20%[9] | ||
| Metabolisme | Demetilasi dan glukuronidasi yang dimediasi hati melalui CYP2D6 & CYP3A4[8][10] | ||
| Metabolit | O-desmetiltramadol N-desmetiltramadol | ||
| Onset aksi | < 1 jam (oral)[9] | ||
| Waktu paruh eliminasi | 6,3 ± 1,4 jam[10] | ||
| Durasi aksi | 6 jam[11] | ||
| Ekskresi | Urine (95%)[12] | ||
| Pengenal | |||
| |||
| Nomor CAS | |||
| PubChem CID | |||
| DrugBank | |||
| ChemSpider | |||
| UNII | |||
| KEGG | |||
| ChEBI | |||
| ChEMBL | |||
| CompTox Dashboard (EPA) | |||
| ECHA InfoCard | 100.043.912 | ||
| Data sifat kimia dan fisik | |||
| Rumus | C16H25NO2 | ||
| Massa molar | 263,38 g·mol−1 | ||
| Model 3D (JSmol) | |||
| Titik leleh | 180 hingga 181 °C (356 hingga 358 °F) | ||
| |||
| |||
| | |||

Tramadol, atau nama komersialnya Ultram,[1] adalah pengobatan nyeri opioid yang digunakan untuk mengatasi nyeri sedang hingga cukup parah.[9] Jika digunakan oral, obat biasanya akan bekerja dalam satu jam. Obat ini sering dikombinasikan dengan parasetamol untuk meningkatkan efikasi dari tramadol.
Efek samping
[sunting | sunting sumber]Efek samping secara umum dari dari tramadol adalah mual, pusing, mulut kering, dispepsia, vertigo, muntah, sembelit, dan sakit kepala.[13][14]
Penggunaan jangka panjang
[sunting | sunting sumber]Apabila digunakan dalam waktu lama dan/atau dengan dosis tinggi, tramadol dapat menyebabkan ketergantungan[15] dengan beberapa gejalanya yaitu kesemutan dan tinitus.[16] Ketergantungan tramadol juga berpotensi menyebabkan gangguan jiwa dengan gejala seperti halusinasi, paranoid, kecemasan berlebih, serangan panik, dan kebingungan.[17]
Penyalahgunaan
[sunting | sunting sumber]Berdasarkan lokasi
[sunting | sunting sumber]Indonesia
[sunting | sunting sumber]Di Indonesia, jenis obat-obatan yang sering disalahgunakan adalah tramadol, triheksifenidil, alprazolam, dan klonazepam. Obat-obatan tersebut biasanya dijual secara ilegal oleh para pengedar dengan berkedok toko kosmetik, serta mereka melakukan koordinasi dan permohonan perlindungan ke oknum aparat maupun LSM.[18]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Drugs.com International names for tramadol Page accessed April 23, 2016
- ↑ "Tramadol Use During Pregnancy". Drugs.com. 14 Oktober 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 April 2020. Diakses tanggal 7 Februari 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tramadol". MedlinePlus. American Society of Health-System Pharmacists. 1 September 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2009. Diakses tanggal 10 April 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ralivia Product information". Health Canada. 25 April 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Mei 2021. Diakses tanggal 3 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ultram- tramadol hydrochloride tablet, coated". DailyMed. 7 Juni 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "List of nationally authorized medicinal products" (PDF). European Medicines Agency. 28 Januari 2021. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2021. Diakses tanggal 10 April 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Polsten GR, Wallace MS (21 Juni 2016). "Analgesic Agents in Rheumatic Disease". Dalam Firestein GS, Budd R, Gabriel SE, McInnes IB, O'Dell JR (ed.). Kelley and Firestein's Textbook of Rheumatology. Elsevier Health Sciences. hlm. 1081–. ISBN 978-0-323-41494-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Brayfield, A, ed. (13 Desember 2013). "Tramadol Hydrochloride". Martindale: The Complete Drug Reference. Pharmaceutical Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Agustus 2021. Diakses tanggal 5 April 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Tramadol Hydrochloride". The American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal Des 1, 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Ultram, Ultram ER (tramadol) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more". Medscape Reference. WebMD. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2013. Diakses tanggal 10 April 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Dayer P, Desmeules J, Collart L (1997). "[Pharmacology of tramadol]". Drugs. 53 (Suppl 2): 18–24. doi:10.2165/00003495-199700532-00006. PMID 9190321. S2CID 46970093.
- ↑ "Australian Label: Tramadol Sandoz 50 mg capsules" (PDF). TGA eBusiness Services. 4 November 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Agustus 2016. Diakses tanggal 6 April 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Langley PC, Patkar AD, Boswell KA, Benson CJ, Schein JR (Januari 2010). "Adverse event profile of tramadol in recent clinical studies of chronic osteoarthritis pain". Current Medical Research and Opinion. 26 (1): 239–251. doi:10.1185/03007990903426787. PMID 19929615. S2CID 20703694.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Keating GM (2006). "Tramadol sustained-release capsules". Drugs. 66 (2): 223–230. doi:10.2165/00003495-200666020-00006. PMID 16451094. S2CID 22620947.
- ↑ "Withdrawal syndrome and dependence: tramadol too". Prescrire International. 12 (65): 99–100. Juni 2003. PMID 12825576.
- ↑ Epstein DH, Preston KL, Jasinski DR (Juli 2006). "Abuse liability, behavioral pharmacology, and physical-dependence potential of opioids in humans and laboratory animals: lessons from tramadol". Biological Psychology. 73 (1): 90–99. doi:10.1016/j.biopsycho.2006.01.010. PMC 2943845. PMID 16497429.
- ↑ Senay EC, Adams EH, Geller A, Inciardi JA, Muñoz A, Schnoll SH, Woody GE, Cicero TJ (April 2003). "Physical dependence on Ultram (tramadol hydrochloride): both opioid-like and atypical withdrawal symptoms occur". Drug and Alcohol Dependence. 69 (3): 233–241. doi:10.1016/S0376-8716(02)00321-6. PMID 12633909.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Primananda, Adhika; Giritikawati, Novi; Rastika, Dewa Gede Bayu (2024-05-02). "Tinjauan Kriminologis Terhadap Modus Baru Peredaran Psikotropika dan Obat-Obat Tertentu Melalui Toko Kosmetik". Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety. 4 (1): 63–75. doi:10.54384/eruditio.v4i1.149. ISSN 2807-6222.